Bowo blak-blakan soal amplop serangan fajar, NW bantah peritahkan BSP



 Anggota DPR Fraksi Golkar nonaktif yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK), Bowo Sidik Pangarso mulai membuka suara. Usai diperiksa terkait kasus yang melilitnya, dia mengungkapkan nama seseorang yang memintanya menyediakan amplop berisi uang untuk ‘serangan fajar’.
Bowo mengatakan, Nusron Wahid memintanya untuk menyiapkan 400 ribu amlop putih yang berisikan uang. KPK menduga amplop berisikan uang tersebut akan digunakan Bowo sebagai ‘amunisi’ serangan fajar agar bisa maju kembali sebagai anggota legislatif.
Sementara itu, Saut Edward Rajagukguk yang merupakan kuasa hukum Bowo membenarkan pernyataan yang disampaikan kliennya. Dia menegaskan Bowo sudah menyampaikan langsung kepada penyidik.
“Ya sudah disampaikan (Nusron Wahid). Karena memang dia diperintah. Tujuannya, biar banyak yang memilih mereka berdua, soalnya dapil mereka sama,” jelas Saut.
Sementara itu, politisi partai Golkar Nusron Wahid (NW) membantah telah memberi arahan kepada bowo untuk menyiapkan 'amunisi' berupa 400 ribu amplop serangan fajar.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bowo blak-blakan soal amplop serangan fajar, NW bantah peritahkan BSP"

Posting Komentar