Soal yang mau golput, “kalian makan dari mana?’, BPN: Saling menghargai saja, gak perlu represif.

Jakarta - Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan agar warga untuk tidak golput dengan mempertanyakan asal negara dan sumber makanan yang dikonsumsi warga

"Jadi saudara-saudara, saya minta coba pikir yang baik-baik kalau ada yang mengatakan, katanya mau golput. Saya sampai bilang sama mereka yang mau golput (yang katanya) mau libur saja. Saya bilang kamu orang Indonesia bukan sih, makan dari mana, apa tidak dari air Indonesia, bahan makanan Indonesia. Sekarang hanya sekali untuk lima tahun ke depan, untuk nyoblos memilih," kata Megawati dalam orasinya di acara panen raya di Desa Majakerta, Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (4/4/2019).

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menilai apa yang disampaikan Megawati bersikap represif. 
Hal itu disampaikan oleh Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Itu kan sikap represif, bu Megawati sendiri kan pernah kampanye golput di era pak Harto,", kepada wartawan, Jumat (5/4/2019).

Dahnil kemudian juga mempertanyakan kampanye golput yang dilakukan Megawati pada masa Orde Baru. Menurut Dahnil, Megawati mengkampanyekan golput sebab merasa kecewa terhadap pemerintahan Presiden Soeharto. 

"Coba tanya ke Bu Megawati, kenapa beliau dulu golput. Karena kan merasa tidak percaya sama pak Harto. Sekarang kalau teman-teman golput juga begitu. Jadi harus menghargai. Kalau kami dalam posisi, kami menghargai saja dan nggak perlu represif. Jangan yang golput diancam macam-macam padahal itu pilihan dan kritik," ujar dia. -

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal yang mau golput, “kalian makan dari mana?’, BPN: Saling menghargai saja, gak perlu represif."

Posting Komentar