Terkait Surat Suara Tercoblos, Bawaslu Rekomendasikan KPU Pecat 2 PPLN Kuala Lumpur, Termasuk Wakil Dubes




Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) melalui Komisi Penilihan Umum (KPU) merekomendasikan pemecatan  2 anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur. Menurut pihak Bawaslu Penggantian ini untuk menghindari konflik kepentingan dan menjaga profesionalitas.

"Bawaslu merekomendasikan melalui KPU untuk mengganti PPLN sebanyak 2 orang atas nama Krishna (Krishna KU Hannan) sebagai Wakil Duta Besar yang menurut kami, untuk menghindari konflik kepentingan, dan Djadjuk Natsir, direkomendasikan untuk diberhentikan sebagai PPLN untuk menjaga profesionalitas," kata anggota Bawaslu, Rahmat Bagja, dalam jumpa pers di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berharap pemilu di Kuala Lumpur berjalan dengan baik. Bawaslu dan KPU sebelumnya juga telah mengutus anggotanya untuk melakukan klarifikasi kepada PPLN setempat dan melakukan menyelidiki terhadap keaslian surat suara yang diduga tercoblos itu.

Namun mereka justru tidak diberi akses oleh pihak kepolisian setempat dan KPU memaklumi hal tersebut karena merupakan wilayah yurisdiksi Malaysia.

Terkait surat suara tersebut, PDRM dikabarkan sudah meminta keterangan dari pihak terkait. PDRM akan membuat kesimpulan dari investigasi yang dilakukan pada Senin (15/4).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terkait Surat Suara Tercoblos, Bawaslu Rekomendasikan KPU Pecat 2 PPLN Kuala Lumpur, Termasuk Wakil Dubes"

Posting Komentar