Musik dan Anarkisme

Oleh: Krisnaldo Triguswinri (Editor Terinews)


Cause Baby, I’m an Anarchist..

Against Me! adalah proyek punk rock Amerika yang dibentuk pada tahun 1997 di Gainesville, Florida. Dimotori oleh Laura Jane, James Bowman, Atom Willard, dan Andrew Seward.

Awal kemunculan Against Me! Pada akhir 1997 berhasil merilis demo tape berjudul eponymously. Upaya untuk merilis demo tape yang pertama dilakukan secara mandiri (do it yourself) dalam jumlah yang sangat terbatas. Setelah perilisan demo eponymously, Against Me! mulai melakukan tour pertama mereka pada bulan Maret 1999, tour selama lebih dari sebulan disepanjang pantai Timur.

Selama berada dalam tour singkat tersebut, terjadi insiden kecelakaan yang diakibatkan oleh ditabraknya mobil tour mereka oleh truk yang menyebabkan mobil terguling ke dalam jurang. Tidak ada yang terluka dalam insident itu, tetapi berdampak pada kerusakan alat-alat musik mereka. dalam waktu yang bersamaan beberapa dari personil Against Me! memutuskan keluar dan band berakhir vakum selama beberapa bulan.

Against Me! menandatangani kontrak dengan Fat Wreck Chord pada tahun 2003 yang merupakan label rekaman independen berbasis di San Francisco. Sebuah label rekaman yang diinisiasi oleh Fat Mike NOFX dan  memiliki ketertarikan pada musik punk rock. Label ini telah merilis diantaranya band-band punk rock berpengaruh seperti Descendents, Propagandhi, Lagwagon, serta Anti-Flag.

Perilisan album as the Eternal Cowboy pada 2003 mendapat angin sejuk karena mencapai posisi 36 di chart album independen Top Billboard dengan singel utama Cavalier Eternal. Album ini juga menjadi pengantar utama tour panjang Against Me! mengelilingi 50 negara bagian Amerika Serikat.

Against Me! pindah ke Sire Record untuk New Wave 2007 yang diproduksi oleh Butch Vig yang juga memproduseri album Nevermind milik Nirvana. Album New Wive dinobatkan sebagai album brilian setelah singel Thrash Unreal mencapai No.11 pada Billboard’s Modern Rock Track Grafik. Pada perjalanan tour album ini, insiden kecelakaan serupa yang pernah terjadi pada tahun 1997 terulang kembali. Bus tour Against Me! menabrak lapisan es yang menyebabkannya terpelanting ke selokan dan berdampak pada kehancuran alat musik mereka.

Pada tahun 2012, Laura yang adalah vokalis Against Me! secara terbuka mengumumkan kepada publik bahwa dirinya bertransformasi menjadi transgander. Sejak kecil Laura memang memiliki kencendrungan disforia gender dan baru setelah lama bergelut dengan tekanan psikologis akibat kelainan biologis ia memulai transisinya.

Pada 21 Januari 2014, Against Me! merilis album baru bertajuk Transgender Dysphoria Blues. Album ini mendapatkan pujian karena kualitasnya yang sempurna. album ini juga merupakan charting tertinggi mereka yang mencapai No.23 di Billboard 200 dengan penjualan 10.000 kopi di minggu pertama. Album Transgender Dysphoria Blues yang adalah proyek ideologis Laura Jane Grace yang berusaha merasionalisasi problem gander akibat terkooptasi masoginisme.



Anarkisme

Against Me! memiliki ketertarikan terhadap gerakan sosial. Bila mendengar lagu-lagunya, maka manifestasi imajiner pendengar akan diarahkan pada kompleksitas permasalahan irasional sosial. Seperti kebanyakan teks politis yang dibawakan oleh kebanyakan band punk, Against Me! turut serta membawakan manifesto sosial-politik serta problem gender dalam tiap panggung pertunjukannya.

Keberpihakan Againts Me! pada gerakan sosial diperjelas dengan keterangan terbuka sang vokalis, Laura Jane Grace, bahwa dirinya adalah seorang anarkis. Sikap politis Laura tumbuh ketika memutuskan pindah dari Florida ke Italia akibat perceraian orang tuanya. Ia memiliki ketertarikan terhadap anarkisme yang disebabkan oleh keberpihakan paradigmatik pada kemiskinan struktural negara dunia ke tiga akibat dominasi agresif kapitalisme, kampanye- gender equality oleh para anarko-feminist, anti-rasisme, anti-fasisme, perjuangan ekologi, serta ramah terhadap diskursus gender.

List of anarchist musucians mencatat bahwa Against Me! turut masuk dalam daftarnya bersamaan dengan musisi seperti Angela Gossow dari Arch Enemy, Eve Libertine dari Crass, sampai Zac Da La Rocha dari Rage Againts The Machine.

Nomer primer Againts Me! seperti Baby, Im An Anarchist, Those Anarcho Punks Are Mysterious, dan I Was a Teenage Anarchist cukup representatif bagi Againts Me!  mendapatkan julukan sebagai pengibar bendera merah hitam anarko-punk.

Baby,I’m an Anarchist mendapatkan penggemarnya sendiri. Lagu cinta menumental yang menceritakan keterpisahan asmara sepasang kekasih akibat persimpangan spektrum ideologis: laki-laki yang seorang arnarkis dan seorang perempuan liberal. Baby, I’m an Anarchist mengisahkan seorang lelaki yang ditinggal sendirian oleh kekasihnya dalam solidaritas gelombang protes Black Bloc sesaat setelah ia berhasil menghancurkan kaca jendela Sturbacks di Seattel.

Againts Me! hendak beri new kind of self-trust bahwa ketika sang kekasih yang adalah liberal menyodorkan diri percaya pada otoritas, ia tetap percaya pada dirinya sendiri. Berjuang demi kebebasan, bukan demi organisasi. Dan ketika orang-orang memanggil petugas keamanan untuk mentertibkan huru-haru yang mereka sebut  perang kelas, sang pemuda anarkis tetap berkeyakinan itu adalah co-conspirators. Mobil Ford tidak cukup mewah dari freedom of choice untuk melempar bensin, kain, dan botol kecap. hingga berjanji tidak akan menikah dengan negara.

Sedangkan I Was a Teenage Anarchist merupakan magnum opus kebanggaan Againts Me! yang menjadi lagu penutup dalam tiap panggung pertunjukkan ke panggung pertunjukan mereka. Dalam musik video untuk lagu ini menampilkan Laura Jane Grace dalam gaya berpakaian a la punk yang berlari mengelilingi taman untuk menghindari tangkapan gerombolan polisi. Pada saat Laura tertangkap dan polisi memukulinya, teman-teman Laura langsung menyerang polisi untuk membebaskan Laura.

Secara tersirat adegan dalam video itu berkorelasi dengan taktik Black Bloc dalam tradisi gerakan anarkisme yang dikenal sebagai metode Unaresting, yang merupakan taktik untuk menolong atau melepaskan peserta protes dari tangkapan petugas keamanan. Taktik ini adalah konsensus soliditas untuk saling melindungi dan menjaga peserta aksi yang mendapatkan tindak represif dari aparat.

Dalam sebuah wawancara bersama Self-Titled Magazine, Laura membuat pernyataan bahwa lagu Baby, I’m an Anarchist adalah lagu bagus yang seharunya tidak direkam. Lagu yang dipenuhi oleh metafora berdasarkan pengalaman otentik terlibat dalam perjuangan melawan WTO. Lagu itu adalah jejak historis Laura dengan politik kekuasaan yang otoritarian.

Sedangkan I Was a Teenage Anarchist Laura anggap sebagai musikalitas sensasional serupa lagu I Was a Teenage Werewolf milik Michael London. I Was a Teenage Anarchist merupakan ironi dari seorang anak muda yang hendak bergabung dengan gerakan anarkis karena beranggapan bahwa gerakan itu adalah gerakan yang revolusioner.

Belakangan Laura Jane Grace menulis buku otobiografi berjudul Tranny: Confessions of Punk Rock’s Most Infamous Anarchist Sellout yang diterbitkan pada 15 Novermber 2016 oleh Hachette Books, penerbit asal New York.

Buku ini adalah hasil kontemplasi panjang Laura yang berupaya menceritakan ulang memoar mendalam menyoal anarkisme, keterlibatan dirinya aktif dalam skena punk, pembangunan proyek Againts Me! hingga hari-hari bertengkar dengan disforia gender.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Musik dan Anarkisme"

Posting Komentar